FHS with Nutrition II LIVE IN

Hari Pertama 
Jumat 29 Januari 2016

Setelah melewati hari pertama dengan mengikuti berbagai lomba dan talkshow maka di hari kedua para peserta Live in bersiap untuk menuju desa Tajuk di daerah Getasan. Tanggal 29 Januari siang hari sekitar jam 12 semua peserta berkumpul di depan kantor fakultas untuk mengikuti arahan panitia.

Peserta mendengarkan arahan panitia

Setelah mendengar arahan panitia maka peserta mulai memasuki kendaraan yang akan mengantar mereka ke desa Tajuk. Selain peserta dan panitia yang pergi ke desa Tajuk, ada pula HMP Gizi, Ketua SMF dan BPMF FIK UKSW beserta korbidkem yaitu Ibu Angkit Kinasih yang ikut pergi ke desa Tajuk. 

Perjalanan ke desa Tajuk tidak seindah yang dibayangkan karena keadaan jalan serta keberadaan desa Tajuk yang mendekati puncak gunung merbabu. Begitu sesampainya disana semua nya disambut oleh udara yang begitu menggigit tulang dalam arti sangat dingin.

Suasana Desa Tajuk sebelum pembukaan

Setelah diawali dengan doa maka Ketua Panitiia pun memberikan sambutan

Sambutan dari ketua HMP Gizi

Sambutan dari Ketua Senat Mahasiswa Fakultas Kesehatan UKSW

Sambutan dari Ketua Badan Perwakilan Mahasiswa Fakultas Kesehatan UKSW

Sambutan dari KORBIDKEM FIK UKSW

Sambutan dari Kepala Dusun Desa Tajuk

Setelah semua sambutan selesai maka peserta mulai dibagi untuk menuju rumah keluarga yang akan mereka tinggali selama di desa Tajuk. Setelah nama peserta dipanggil dan disebutkan nama perwakilan keluarga yang akan ditempati maka peserta segera mengangkut tas mereka.


Setelah para peserta menempati rumah warga, peserta kembali berkumpul ke depan rumah kepala dusun dengan mengajak semua anggota keluarga di rumah yang mereka tempati untuk ikut dalam pengobatan gratis yang akan dilakukan. Pengobatan gratis ini meliputi pemeriksaan asam urat yang dilakukan oleh dr Andreas dan Ibu Nia dari pihak dosen keperawatan, lalu ada juga pemeriksaan antropometri lainnya yang ditangani oleh beberapa mahasiswa yang telah ditentukan. Panitia juga telah menunjuk beberapa peserta untuk ikut membantu melakukan pencatatan data para warga yang datang untuk pemeriksaan ini.

Pengukuran Berat Badan dan Tinggi Badan Warga

Suasana Pemeriksaan Gratis di Desa Tajuk

Pemeriksaan Asam Urat dan Pengukuran Tekanan Darah

Warga begitu antusias mengenai pemeriksaan ini sehingga mereka datang berbondong-bondong beserta anak-anak mereka juga. Pemeriksaan ini juga tak hanya pada orang dewasa namun para anak-anak pun turut diikut sertakan untuk pengukuran tinggi dan berat badan,

Pengukuran BB dan TB pada anak-anak Desa Tajuk
Setelah kegiatan pemeriksaan selesai semuanya beristirahat dan bersiap untuk acara malam harinya. Malam harinya dilanjutkan dengan presentasi mahasiswa mengenai 10 PUGS (Pesan Umum Gizi Seimbang).

Presentasi Kelompok Mahasiswa

Suasana Presentasi dan Tanya Jawab

Hari Kedua
Sabtu 30 Januari 2016

Kegiatan hari ini diawali dengan senam pagi bersama para peserta. Sekitar pukul 6 pagi semuanya berkumpul di depan rumah pak kadus dan memulai senam bersama. Sebenarnya senam ini ditujukan untuk semua peserta beserta warga namun pada jam yang ditentukan para warga telah pergi ke ladang untuk bekerja
Senam bersama panitia dan peserta
Setelah senam selesai kegiatan kembali dilanjutkan pada pukul 10.00 untuk presentasi dari Dokter Andreas mengenai asam urat. Topik asam urat diambil karena sebelum kegiatan, panitia dan HMP telah melakukan survey bahwa penyakit yang dominan diderita warga desa adalah asam urat. 
Presentasi Dokter Andreas

Suasana presentasi dan tanya jawab antara warga dan dokter

Setelah presentasi dari dokter selesai dilanjutkan dengan presentasi penilaian status gizi oleh salah satu mahasiswi yaitu Dina Sonya yang menggantikan Ibu Dhini.
Presentasi Penilaian Status Gizi

 Setelah presentasi selesai maka waktunya untuk ISHOMA dan siangnya akan dilanjutkan dengan permainan (games) untuk anak-anak. Permainan ini telah dibuat oleh masing-masing kelompok peserta berkaitan dengan pesan umum gizi seimbang yang mereka diskusikan. Anak-anak terlihat begitu antusias mengikuti permainan-permainan yang ada. Tak heran dari mereka banyak yang bersemangat mengikuti permainan karena diakhir permainan yang menang akan mendapat hadiah

Beberapa games yang diikuti anak-anak desa Tajuk

Setelah permainan anak-anak selesai maka para peserta kembali ke rumah masing-masing untuk beristirahat dan berkumpul bersama keluarga. Pada malam harinya semua peserta beserta warga kembali berkumpul di rumah Pak Suparno yang telah digunakan untuk presentasi tadi pagi. Malam itu diadakan makrab (malam keakraban) antara peserta dan warga. Makrab dimulai sejak pukul 7 - 9 malam. Setelah makrab selesai maka berakhir pula kegiatan di hari kedua.

Hari Ketiga
Minggu 31 Januari 2016


Karena hari ketiga bertepatan dengan hari minggu maka bagi peserta yang beragama kristiani pergi ibadah bersama warga di gereja setempat. Hari ini adalah hari terakhir peserta berada di Desa Tajuk. Maka setelah selesai ibadah, peserta beserta panitia dan warga setempat memulai kerja bakti. Dimulai dengan membersihkan jalan sekitaran desa, bahkan ada beberapa peserta yang ikut warga ke ladang. Setelah selesai kerja bakti, bersih-bersih dan lain-lain peserta kembali ke rumah masing-masing untuk bersiap pulang ke Salatiga. Tak sedikit dari peserta yang diberi 'oleh-oleh' dari keluarga di Desa Tajuk baik itu berupa sayur dan hasil kebun lainnya, Sekitar pukul 13.00 peserta telah dijemput oleh bus dan pamit pada keluarga yang ditinggali. Banyak warga yang merasa sedih dan meminta untuk tinggal lebih lama. Banyak wajah riang dan haru mengiringi kepulangan para peserta ke Salatiga. 

Sayonara warga Tajuk! 













Komentar

Postingan Populer